MMCGumas – Kuala Kurun – Investasi dan pembangunan daerah tidak cukup hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus menjamin perlindungan lingkungan, menghormati kearifan lokal, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing saat membacakan sambutan Bupati Jaya Samaya Monong pada Peringatan Hari Tani Nasional dan Hari Pangan Sedunia Tingkat Kabupaten Gunung Mas Tahun 2026 di Halaman Huma Betang Toyoi, Desa Tumbang Malahoi, Sabtu (24/10/2026).

Dalam sambutan itu, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menegaskan komitmennya untuk memastikan investasi yang masuk ke daerah memberikan dampak positif, antara lain melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, dan pengembangan ekonomi lokal.

Pembangunan, lanjutnya, tidak boleh mengabaikan hak masyarakat maupun kelestarian lingkungan. Masyarakat juga diimbau berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan investasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara adil.

“Pembangunan harus berjalan seiring dengan perlindungan hak masyarakat dan lingkungan, serta penghormatan terhadap kearifan lokal masyarakat,” demikian petikan sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati.

Selain persoalan investasi, perubahan iklim juga menjadi perhatian, terutama fenomena El Nino yang berpotensi memicu kemarau panjang, keterbatasan air, serta kebakaran hutan dan lahan. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana dan berkelanjutan.

Di sektor pertanian, masyarakat didorong memanfaatkan lahan yang tersedia secara terencana, termasuk lahan di sekitar rumah, untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus meningkatkan perekonomian.

Upaya pengembangan ekonomi daerah juga perlu disertai kepedulian terhadap lingkungan. Karena itu, seluruh pihak diharapkan bersama-sama mencegah kerusakan lingkungan dan menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dengan perlindungan kepentingan masyarakat.

Bagikan ini :