MMCGumas – Kuala Kurun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunung Mas, Richard, mewakili Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menghadiri kegiatan Open House Serentak Sekolah Rakyat se-Indonesia di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Gunung Mas, Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan program Sekolah Rakyat, fasilitas pendidikan, serta perkembangan siswa kepada pemerintah daerah, orang tua, dan masyarakat.

Dalam sambutan Bupati Gunung Mas yang dibacakan oleh Sekda Richard, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Open House tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen antara pemerintah, sekolah, dan keluarga dalam mengawal masa depan anak-anak.

Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak sekaligus salah satu kunci untuk memutus mata rantai kemiskinan. Melalui program Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga kurang mampu diharapkan memperoleh akses pendidikan yang layak, bermutu, dan berkeadilan.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas juga menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat agar mampu mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, sehat, dan berdaya saing.
Dalam sambutan tersebut, para siswa juga didorong untuk belajar dengan giat dan disiplin, meraih cita-cita, serta memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sebaik-baiknya. Masa depan daerah turut ditentukan oleh kualitas generasi muda yang dipersiapkan sejak dini.

Kepada para guru dan pengelola sekolah, disampaikan pula harapan agar dapat menjalankan amanah dengan penuh kasih sayang, kesabaran, dan dedikasi. Sementara itu, orang tua diharapkan terus memberikan dukungan dan bekerja sama dengan pihak sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang serta pendidikan anak-anak.

Dalam pemaparannya, Ina Marita selaku kepala sekolah menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berasrama gratis yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Gunung Mas mulai beroperasi pada 29 September 2025. Pada awal operasional, sekolah tersebut memiliki 100 siswa. Jumlah itu kemudian bertambah menjadi 351 siswa dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA).

Saat ini, terdapat 13 rombongan belajar, yang terdiri atas enam rombongan belajar SD, lima rombongan belajar SMP, dan dua rombongan belajar SMA.

Selain memperoleh pembelajaran akademik, para siswa mendapatkan layanan pengasuhan berbasis asrama, pemenuhan kebutuhan sehari-hari, pembinaan karakter, pelatihan keterampilan, serta pendampingan dari guru dan wali asuh.

Ina juga menyampaikan bahwa sejumlah siswa mulai menunjukkan perkembangan dan prestasi, termasuk seorang siswa yang berhasil meraih peringkat kedelapan dalam lomba bahasa Mandarin tingkat nasional.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian, terutama penyelesaian pembangunan fasilitas, pemenuhan kebutuhan air bersih, dan ketersediaan jaringan internet.

Usai kegiatan, Richard bersama rombongan mengunjungi sejumlah fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Gunung Mas, mulai dari ruang belajar, laboratorium komputer, perpustakaan, gereja, asrama siswa, ruang makan, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi rombongan untuk melihat secara langsung sarana yang menunjang kegiatan pembelajaran dan kehidupan siswa selama tinggal di lingkungan sekolah.

Bagikan ini :