MMCGumas – Jakarta – Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P. Umbing, menghadiri sekaligus menerima Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah (IKD) Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri bersama Persatuan Insinyur Indonesia (PII), di Gedung B.J. Habibie, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Jakarta, Sabtu (29/8/2026).
Kabupaten Gunung Mas menjadi salah satu dari 18 kabupaten yang menerima Piagam Penghargaan IKD Tahun 2026. Nama Kabupaten Gunung Mas tercantum dalam daftar undangan resmi penganugerahan IKD 2026 yang diterbitkan BSKDN Kemendagri.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian penganugerahan IKD 2026 yang diawali dengan jamuan makan malam dan sesi jejaring. Agenda utama kemudian dilanjutkan dengan paparan Indeks Keinsinyuran Daerah serta sesi pengumuman dan penyerahan penghargaan.
Pengukuran IKD Tahun 2026 merupakan pelaksanaan perdana yang dilakukan melalui kerja sama PII dengan BSKDN Kemendagri. Pada tahun pertama pelaksanaannya, pengukuran tersebut diikuti 327 pemerintah daerah yang terdiri atas 37 provinsi, 247 kabupaten, dan 43 kota.

IKD menjadi instrumen untuk memetakan sejauh mana praktik keinsinyuran diterapkan dalam penyelenggaraan pembangunan di daerah. Hasil pengukuran juga diarahkan untuk mendorong pembangunan yang semakin mengedepankan ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, profesionalisme, keselamatan, efisiensi, serta keberlanjutan.
Ketua Umum PII, Ilham Akbar Habibie, dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa IKD bukan sekadar penghargaan, melainkan menjadi indikator bahwa praktik keinsinyuran mulai ditempatkan sebagai bagian penting dalam tata kelola pembangunan daerah.
“Indeks Keinsinyuran Daerah bukan sekadar penghargaan. Hasil pengukuran IKD merupakan indikator bahwa praktik keinsinyuran mulai ditempatkan sebagai bagian penting dari tata kelola pembangunan daerah,” ungkapnya.
Penganugerahan IKD 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian menuju Konferensi Organisasi Insinyur se-Asia Tenggara atau CAFEO ke-44 yang akan berlangsung di Bandung pada 20–22 Oktober 2026.