FOTO : Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P Umbing beserta jajaran Forkopimda menghadiri upacara peringatan HUT Provinsi Kalteng secara virtual di ruang rapat lantai 1 kantor bupati setempat, Minggu (23/5/2021) pagi.

Kuala Kurun – Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas), Efrensia L.P Umbing, didampingi Bapak D.K Mandarana (suami), mengikuti upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke 64 tahun Provinsi Kalimantan Tengah, di ruang rapat lantai 1 Kantor Bupati, Minggu (23/5/2021) pagi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman, Ketua Pengadilan Agama Muchamad Misbachul Anan, Pabung 1011/PLK Mayor Infantri M. Ayub, Anggota DPRD Arit S. Bajau, yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri Kuala Kurun Kelas II.

Upacara itu dipimpin oleh Wakil Gubernur Kalteng, Habib Ismail Bin Yahya dan dihadiri Forkopimda dan jajaran Pemerintah Daerah Kalteng serta diikuti Bupati/Wali Kota se-Kalimantan Tengah secara virtual (daring).

“Saya atas nama pribadi, keluarga, pemerintah daerah dan masyarakat, mengucapkan selamat HUT ke 64 Provinsi Kalimantan Tengah, mudah-mudahan semakin lebih maju lagi ke depan,” kata Wabup Efrensia L.P Umbing saat sesi wawancaranya (23/5).

“Gunung Mas juga, telah mewarnai Kalteng dengan program kerja RPJMD, sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati, tentunya sudah diselaraskan dengan visi misi Provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Efrensia juga mengatakan, bahwa kemajuan Kalteng sangat luar biasa, khususnya hubungan antar Kabupaten/Kota, Desa, dan akses jalan darat sudah bagus dan lancar semua.

“Iya, tingkat kesejahteraan cukup baik, perhubungan udara juga lancar saat pandemi Covid-19 ini,” tandasnya.

Dalam sambutannya Habib Ismail Bin Yahya menyampaikan, apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pendahulu yang telah berjasa membangun Provinsi Kalteng, serta elemen masyarakat yang telah mewarnai perubahan Kalteng, sehingga berbagai kemajuan dapat kita rasakan hingga saat ini.

Habib menambahkan, bahwa pelaksanaan upacara dan seluruh rangkaian kegiatan seremonial HUT Kalteng ditiadakan, oleh sebab itu peringatan hanya digelar secara sederhana serta berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih terjadi.

“Saya harapkan, tentunya tidak mengurangi makna penting yang terkandung dalam peringatan hari bersejarah daerah kita,” pungkasnya.

%d blogger menyukai ini: