MMCGumas – Kuala Kurun – Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, mengajak seluruh unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama menjelang musim kemarau. Ia juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tekun belajar dan memanfaatkan kesempatan pendidikan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Pesan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Pangdam XXII/Tambun Bungai ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 Gunung Mas, Senin (26/10/2026).
Dalam arahannya, Pangdam menyampaikan bahwa hujan yang turun belakangan ini berdampak pada penurunan jumlah titik panas atau hotspot. Meski demikian, kondisi tersebut perlu diikuti dengan langkah pencegahan agar kebakaran hutan dan lahan tidak kembali terjadi.
Ia mengajak seluruh jajaran terkait bersama masyarakat meningkatkan patroli, memberikan imbauan, serta mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak. Kerja sama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi penting untuk menjaga lingkungan sekaligus mencegah kebakaran meluas ketika kondisi cuaca kembali kering.

Selain menyampaikan pesan mengenai pencegahan karhutla, Pangdam juga memberikan perhatian kepada para siswa Sekolah Rakyat. Ia menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap akses pendidikan bagi masyarakat.
Pangdam berpesan agar para siswa bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan. Ia mengingatkan bahwa masa depan seseorang tidak dapat dipastikan sejak awal sehingga pendidikan dan pengetahuan menjadi bekal penting untuk meraih cita-cita.
“Bapak presiden kita sangat peduli terhadap pendidikan, nantinya Sekolah Rakyat seperti ini akan dibangun di semua kabupaten/kota” ucapnya

Para siswa juga didorong untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan tetap bersemangat dalam menjalani pendidikan. Menurutnya, kesempatan memperoleh pendidikan harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai bekal menghadapi masa depan.
Kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan, sekaligus mendukung upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi generasi muda di Kabupaten Gunung Mas.