MMCGumas – Kuala Kurun – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Gunung Mas Tahun 2026, didampingi Ketua Forum Kabupaten Gunung Mas Sehat (FKGMS) Mimie Mariatie Jaya S. Monong, Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Richard. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Bapperida Kabupaten Gunung Mas, Senin (12/10/2026).
Rakor tersebut dihadiri pimpinan perangkat daerah terkait, seluruh camat, serta kepala puskesmas di wilayah Kabupaten Gunung Mas.
Dalam arahannya, Bupati Jaya Samaya Monong menegaskan bahwa rakor tersebut dilaksanakan sebagai langkah persiapan menghadapi penilaian KKS guna meraih penghargaan Swasti Saba. Kegiatan ini juga bertujuan memastikan terpenuhinya indikator penilaian dan kelengkapan dokumen pendukung pada setiap tatanan sesuai dengan Instrumen Penilaian Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2025.

Bupati juga menyoroti status penilaian Kabupaten Gunung Mas oleh kementerian yang membidangi lingkungan hidup, yang menempatkan daerah ini dalam kategori pengawasan. Status tersebut menjadi perhatian serius, khususnya terkait tata kelola persampahan yang masih perlu ditingkatkan. Pengelolaan sampah di daerah dinilai masih rendah, yakni di bawah 25 persen.
Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama dan mendorong seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan koordinasi, memperkuat komitmen, serta mengambil langkah nyata dalam memenuhi indikator KKS.
“Kita harus memberikan penyadaran kepada ASN dan Masyarakat, dan dimulai dari lingkungan ASN terlebih dahulu agar menjadi contoh kepada Masyarakat,” ucap Bupati.
Sebagai bentuk kesungguhan dalam upaya meraih predikat Kabupaten/Kota Sehat (Swasti Saba), Bupati meminta setiap kepala organisasi perangkat daerah (OPD) menandatangani surat pernyataan kesanggupan untuk memenuhi ketersediaan data capaian indikator beserta bukti dukung yang diperlukan dalam proses penilaian.

Ia menekankan bahwa keberhasilan meraih penghargaan Swasti Saba membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga kecamatan, puskesmas, dan masyarakat. Sinergi lintas sektor dinilai penting untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gunung Mas.
Pada kesempatan yang sama, Ketua FKGMS, Mimie Mariatie Jaya S. Monong, membagikan spanduk sosialisasi hidup sehat kepada perwakilan kecamatan. Spanduk tersebut diterima oleh masing-masing camat untuk selanjutnya dimanfaatkan sebagai media edukasi dan ajakan kepada masyarakat agar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas berharap seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dapat memperkuat komitmen serta meningkatkan upaya pemenuhan indikator penilaian KKS. Dengan kerja sama dan dukungan semua pihak, Kabupaten Gunung Mas diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan serta mewujudkan daerah yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.