MMCGumas – Kuala Kurun – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong membuka kegiatan Sosialisasi Penguatan Kepemimpinan Berintegritas dan Strategi Pencegahan Korupsi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, yang dilaksanakan di Aula GPU Damang Batu Kuala Kurun, Senin (7/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, pejabat eselon III, serta pejabat fungsional dari masing-masing OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas.
Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Richard, Inspektur Kabupaten Gunung Mas Barthel, Kepala BKPSDM Iltem, seluruh asisten, serta jajaran terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Jaya Samaya Monong menyampaikan apresiasi kepada Inspektorat dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gunung Mas selaku penyelenggara kegiatan.

Ia berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat memberikan pemahaman sekaligus menjadi pedoman bagi seluruh aparatur dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan sebagai abdi masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas.
“Saya memberikan apresiasi kepada Inspektorat dan BKPSDM yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Saya berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi pedoman bagi kita semua dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan sebagai abdi masyarakat,” ujar Bupati.
Menurutnya, fenomena korupsi merupakan persoalan yang memprihatinkan dan masih dapat dijumpai di berbagai daerah, baik pada lembaga pemerintah maupun swasta. Bahkan, praktik korupsi juga dapat melibatkan pimpinan suatu lembaga.
Untuk itu, kata dia, diperlukan upaya perubahan melalui penguatan pendidikan antikorupsi serta penanaman nilai-nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Gunung Mas untuk bersama-sama menjauhi perilaku korupsi dengan membangun budaya kerja yang mengedepankan nilai-nilai antikorupsi. Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, antara lain kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, tanggung jawab, kemandirian, keberanian, kepedulian, keadilan, serta kesederhanaan.
“Nilai-nilai antikorupsi ini hendaknya tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam keseharian. Pemerintah Kabupaten Gunung Mas harus mampu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Jaya Samaya Monong mengatakan bahwa korupsi di tingkat pemerintah daerah merupakan salah satu tantangan terbesar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di Indonesia.
“Korupsi di tingkat pemda merupakan salah satu tantangan terbesar dalam tata kelola pemerintahan di Indonesia, yang pada praktiknya umum terpusat pada beberapa area rawan dan dipicu oleh berbagai faktor sistemik,” ujarnya.
Ia menekankan, upaya pencegahan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah atau aparat pengawasan internal pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh jajaran pemerintahan.
Melalui kegiatan tersebut, Bupati berharap seluruh peserta dapat meningkatkan pemahaman mengenai kepemimpinan yang berintegritas, mengenali berbagai potensi serta area rawan korupsi, dan mampu menerapkan strategi pencegahan korupsi dalam pelaksanaan tugas masing-masing.
Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas diharapkan dapat terus membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.