MMCGumas – Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar Open House dan Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 54 Tahun Ajaran 2026/2027 di lokasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 54, Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dimulainya tahun ajaran baru sekaligus memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik dan orang tua.

Acara tersebut dihadiri oleh Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Pengendalian dan Pengawasan Program, Ahmad Rifai, serta Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Regional IV Kalimantan, Iman Imanuddin. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Gunung Mas, Mimie Mariatie Jaya S. Monong, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Richard, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

Penyambutan dilakukan dengan nuansa budaya lokal melalui prosesi adat Dayak Ngaju, yakni pembukaan Lawang Sakepeng dan ritual Tampung Tawar yang dipimpin oleh tetua adat sebagai simbol penghormatan, doa, serta harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan.

Dalam sambutannya, Bupati Jaya Samaya Monong menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pelaksanaan Open House dan MPLS Sekolah Rakyat dapat terlaksana dengan baik.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, baik pemerintah pusat, Kementerian Sosial, tenaga pendidik, panitia, maupun masyarakat yang telah mendukung sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Semoga langkah awal ini menjadi awal yang baik bagi perjalanan pendidikan anak-anak kita,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata komitmen pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memberikan hak pendidikan yang merata, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa tanpa terkecuali.

Menurutnya, program tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan daerah melalui program unggulan Tambun Bungai Cerdas yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Gunung Mas.

Jaya Samaya Monong

“Program Sekolah Rakyat adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang layak tanpa memandang latar belakang ekonomi. Hal ini juga selaras dengan program Tambun Bungai Cerdas yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dalam membangun generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Open House memberikan kesempatan kepada calon peserta didik beserta orang tua untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekolah, fasilitas pembelajaran, sistem pendidikan, hingga kehidupan di asrama.

Selain menjadi ajang perkenalan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi antara sekolah dan orang tua dalam membangun sinergi mendukung perkembangan peserta didik. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan mampu menghadirkan harapan baru bagi keluarga kurang mampu agar anak-anak mereka dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas.

Menutup sambutannya, Bupati memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik baru agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.

“Selamat datang kepada seluruh siswa baru di lingkungan Sekolah Rakyat. Belajarlah dengan giat, disiplin, dan raihlah cita-citamu setinggi langit, karena masa depan daerah ini ada di tangan kalian,” pungkasnya.

Baryen

Sementara itu, dalam laporannya, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gunung Mas, Baryen, menyampaikan bahwa jumlah peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 pada Tahun Ajaran 2026/2027 mencapai 231 siswa. Rinciannya terdiri atas 90 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), 90 siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 51 siswa jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Selain itu, terdapat 100 siswa dari angkatan tahun ajaran sebelumnya yang tetap melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat.

Dengan demikian, Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 kini menjadi salah satu pusat pendidikan yang terus berkembang dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Gunung Mas.

Pelaksanaan Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat ini juga dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia melalui sambungan daring yang dibuka oleh Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf. Kegiatan tersebut menandai dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi peserta didik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa.

Bagikan ini :