

MMCGumas – Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui rapat koordinasi menegaskan pentingnya langkah pencegahan kebakaran dibandingkan hanya berfokus pada penanganan dampak pascakejadian. Hal ini disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah, Ruby Haris, saat membuka rapat pencegahan dan penanganan kebakaran yang dilaksanakan di Aula Lantai I Kantor Bupati Gunung Mas, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini digelar dalam rangka meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat upaya pencegahan kebakaran di lingkungan permukiman, pekarangan hingga kawasan hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Gunung Mas .
Dalam pengantarnya, Asisten I menekankan bahwa pendekatan preventif harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, alokasi sumber daya akan lebih efektif jika difokuskan pada upaya pencegahan dan mitigasi risiko, dibandingkan harus mengeluarkan biaya besar untuk penanganan dampak kebakaran.
“Lebih baik kita mencegah atau memperkecil potensi kebakaran sejak awal, daripada kita hanya fokus mengurangi dampaknya setelah terjadi,” ujarnya.
Ia juga menyoroti keterbatasan sarana dan prasarana yang saat ini dihadapi, baik dari sisi peralatan maupun efisiensi anggaran. Kondisi tersebut menuntut seluruh pihak untuk mampu berinovasi dan memaksimalkan pemanfaatan peralatan yang tersedia.
Selain itu, seluruh instansi terkait diminta untuk mendata secara rinci kondisi peralatan pemadam kebakaran yang dimiliki, baik yang siap digunakan maupun yang masih dapat diperbaiki. Pendataan ini dinilai penting untuk mendukung strategi penanganan yang lebih terintegrasi.
“Kita perlu bersama-sama mencari solusi, mempersiapkan penanganan tahun ini dengan segala keterbatasan yang ada, serta memastikan peralatan yang masih bisa dimanfaatkan dapat dioptimalkan,” tambahnya.
Asisten I juga mengajak seluruh peserta rapat untuk menjaga semangat dan tidak menyerah dalam upaya penanggulangan kebakaran. Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, khususnya memasuki musim rawan.
Rapat koordinasi tersebut turut membahas langkah-langkah strategis pencegahan dan penanggulangan kebakaran, serta hal-hal lain yang dianggap perlu untuk meningkatkan efektivitas penanganan di lapangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antarinstansi dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran di Kabupaten Gunung Mas, sehingga risiko kerugian dapat ditekan seminimal mungkin.
Kegiatan ini dihadiri oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gunung Mas, BPBD Kabupaten Gunung Mas, DLHKP Kabupaten Gunung Mas, UPTD KPHP Kahayan Hulu Utara unit XV dan XVI. PDAM Maruang Duhung Kabupaten Gunung Mas, dan Manggala Agni Kalimantan I/Palangkaraya Pondok Kerja Kabupaten Gunung Mas.