MMCGumas – Kuala Kurun – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gunung Mas melaksanakan kegiatan pertemuan rutin dan ibadah yang digelar di GPU Damang Batu Kuala Kurun, Senin (13/4/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota DWP dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, dengan pelaksana kegiatan yakni DWP Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Koperasi UKM, DWP Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan, serta DWP Badan Keuangan dan Aset Daerah.
Ketua DWP Kabupaten Gunung Mas, Susie Andrianie Richard, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan rutin dan ibadah bersama ini merupakan sarana untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota sekaligus meningkatkan keimanan dan kebersamaan dalam organisasi.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk berperan aktif dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan, baik di tingkat DWP kabupaten maupun di masing-masing perangkat daerah.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa pelaksanaan absensi kehadiran anggota dilakukan sebagai bahan monitoring dan evaluasi. Berdasarkan hasil rekapitulasi, tingkat kehadiran anggota pada pertemuan tersebut mencapai 97 persen.
Selain itu, bagi anggota yang tidak hadir sesuai jumlah yang telah ditentukan, akan diberikan ketentuan membawa satu tangkai bunga pada pertemuan berikutnya sebagai bentuk motivasi untuk meningkatkan kehadiran dan mempererat kebersamaan antaranggota.
Ketua DWP juga mengingatkan kepada seluruh pengurus dan anggota agar setiap kegiatan yang telah dilaksanakan di masing-masing DWP perangkat daerah dapat diunggah melalui e-reporting sebagai bentuk pelaporan dan dokumentasi kegiatan organisasi.
Pengurus DWP Kabupaten Gunung Mas akan terus melaksanakan program kerja yang telah disusun sepanjang Tahun 2026, meliputi kegiatan di bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi kreatif, serta sosial budaya yang bersinergi dengan program pemerintah daerah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peran DWP Kabupaten Gunung Mas semakin dirasakan sebagai mitra pemerintah dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya.

Bagikan ini :