Gunung Mas – Kepala Dinas Kesehatan Ibu dr Maria Efianti, menerangkan bahwa Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sudah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) terkait vaksin Covid-19.
Bupati Gunung Mas (Gumas), Jaya Samaya Monong mengaku siap disuntik vaksin Covid-19. Penyuntikannya direncanakan bulan depan masuk dalam bulan februari dan saya siap di suntik,” ujar Jaya, (15/1/2021).
Selain Bupati yang nantinya disuntik vaksin, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) serta pimpinan dan anggota DPRD Gumas pun juga disuntik vaksin Covid-19.
“Ini merupakan upaya Pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19. Semua masyarakat Gunung Mas harus menerima suntikan vaksin Covid-19. Saya berharap tidak ada masyarakat Gunung Mas yang menolak divaksin,” tegas Jaya.
Kendati nantinya sudah di vaksin, Bupati minta masyarakat Gumas tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 demi kesehatan dan keselamatan.
Untuk itu gunakan masker saat beraktifitas di luar rumah, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, hindari kerumunan, tidak berjabat tangan saat bersalaman, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” imbuhnya
Jaya pun mengingatkan, jangan ada oknum yang menyalahgunakan program vaksinasi gratis pemerintah dengan memungut biaya vaksinasi.
Ia menambahkan “Vaksinasi untuk semua lapisan masyarakat gratis, tidak dipungut biaya. Kalau ada oknum yang memungut biaya vaksinasi, silahkan masyarakat melapor ke saya, atau ke aparat TNI/Polri atau ke gugus tugas penanganan Covid-19. Akan kita tindak sesuai aturan yang berlaku,” ucap Bupati Gumas