KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi pelaksanaan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) bersama Perangkat Kecamatan dan Desa, di aula Bappedalitbang, Senin (27/11/2023).

“Melalui Rakor P3MD, diharapkan dinas pemberdayaan masyarakat dan desa beserta pemerintah kecamatan dan tenaga pendamping dapat bersinergi dalam mendiskusikan dan menyepakati hal hal yang penting dalam penyelenggaraan pemerintah desa,” kata Yulius saat membuka rapat (27/11).

Ia sampaikan, percepatan pelaksanaan Musdes perubahan APBDesa tahun 2023 meliputi Percepatan pencairan Dana Desa (DD) tahap III dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap II tahun 2024.

Lalu, memfalisitasi desa  dalam penyampaian dokumen RKPDesa Tahun 2024 dan penyampaiaan laporan korvengensi stunting tahun  2022 sebagai sayarat usulan DDS tahap III.

Yulius menjelaskan, Pertemuan Rakor ini menjadi ajang evaluasi dan koordinasi berbagai permasalahan dalam mengelola Dana Desa , sehingga dana desa dapat dirasakan mamfaatnya, terutama dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat sesuai dengan tujuan  dan amanat yang terkandung dalam undang undang desa.

“Saya harap dengan pendamping desa dalam melaksanakan tugas pendampingan dilapangan dapat bersinergi dan saling mendukung dengan program pemerintah daerah yang mempunyai program yang sama, yaitu untuk mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat yang ada diwilayah kerjanya masing masing,” tuturnya.

Ditempat yang sama, ketua panitia dalam laporannya, Dedy Koesnawan menyampaikan tujuan dari rapat koordinasi ini ialah, sebagai evaluasi pendampingan desa terkait kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Kemudian sambungnya, mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan P3MD dan merumuskan langkah langkah pemecahan masalah yang timbul selama pelaksanaan kegiatan.

“Saya ucapkan terimakasih kepada peserta yang hadir yang berjumlah 62 orang, terdiri dari 12 orang Kasi Kecamatan, tenaga ahli, pendamping desa  dan pendamping lokal desa berjumlah 50 orang,” tukasnya.