

Penjabat (Pj) Bupati Gunung Mas (Gumas), Herson B. Aden, membuka secara resmi kegiatan Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM) dan Pameran Pembangunan Peringatan Hari Jadi Ke-22 Kab. Gumas Tahun 2024 yang bertempat di Stadion Mini Kuala Kurun, Minggu (16/06/2024).
“Pada hari yang berbahagia ini, kita melaksanakan acara pembukaan FBMM dan Pameran Pembangunan Peringatan Hari Jadi Ke-22 Kab. Gumas Tahun 2024, FBMM merupakan upaya untuk melestarikan berbagai jenis dan ragam budaya sekaligus memperagakan seni dan keterampilan, sehingga dapat selalu memunculkan inovasi dan kreatifitas dalam mengembangkan seni dan keterampilan oleh masyarakat, terutama dikalangan generasi muda,” ucap Herson dalam sambutannya.
“Begitu pula dengan dengan pameran pembangunan, kegiatan ini sebagai sarana dalam memperkenalkan kemajuan pembangunan yang telah kita capai selama 22 tahun dan juga menjadi ajang dalam memperkenalkan produk inovasi kreatif yang dilakukan oleh masyarakat, pelaku usaha seperti Usaha Kecil Menengah (UKM), Industri Kecil Menengah (IKM) dan pengusaha besar swasta,” imbuhnya.
Dia juga mengatakan bahwa dalam pembangunan suatu wilayah dilakukan oleh 3 pilar utama, yaitu pemerintah, dunia usaha dan masyarakat, yang mana pemerintah lebih banyak berperan pada sisi regulasi dan penyedian sarana dan prasarana sedangkan pertumbuhan ekonomi daerah ditentukan oleh sejauh mana dunia usaha dan masyarakat mampu menciptakan inovasi dan kreatifitas.
Dirinya menjelaskan Pemerintah Indonesia sendiri telah meluncurkan dua kampanye untuk mendukung ekonomi lokal dan meningkatkan kebanggaan nasional.
“Kampanye pertama yaitu Bangga Buatan Indonesia yang bertujuan untuk mendorong masyarakat untuk membeli dan menggunakan produk lokal dengan cara melibatkan promosi produk lokal melalui berbagai media, pameran, marketplace online dengan sasaran membantu meningkatkan penjualan produk lokal, mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) dan mengurangi ketergantungan pada produk impor. Kampanye kedua yaitu Bangga Berwisata di Indonesia dengan tujuan mendorong masyarakat untuk berwisata di dalam negeri, mengenal dan menikmati wisata lokal melalui cara mempromosikan destinasi wisata lokal, paket wisata khusus dan kampanye media sosial dan media massa dan dengan sasaran meningkatkan kunjungan wisatawan domestik, mendukung industri pariwisata lokal dan mengurangi defisit wisata luar negeri,”
“Demikian yang dapat saya sampaikan, selamat berlomba, jaga sportifitas dan solidaritas kepada seluruh peserta FBMM serta selamat berkreatifitas dan berinovasi kepada seluruh pelaku usaha,” tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Hari Jadi Ke-22 Kab. Gumas, Barthel, menyampaikan bahwa FBMM diikuti oleh 12 kecamatan dan mempertandingkan 14 cabang lomba
Adapun 14 cabang lomba tersebut yaitu lomba pawai budaya, lomba dayung tradisional, lomba habayang, lomba balogo, lomba karungut, lomba deder berpasangan, lomba manjawet, lomba tari daerah , lomba manyipet, lomba pakasak lamang, lomba mangenta, lomba masakan tradisional, lomba mambuka lawang sakepeng, lomba pemilihan putra/putri pariwisata.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, Sekda Gumas, Kepala OPD, PJ. Ketua TP-PKK Kab. Gumas, Camat, Lurah dan tamu undangan lainnya.