Kuala kurun – Dalam meningkatkan hasil usaha pertaniannya agar dapat lebih meningkatkan kembali pemanfaatan lahan yang ada serta masyarakat semakin giat dalam mengolah lahan pertaniannya dimana, memasuki tahun kelima RPJM Kab. Gumas adalah salah satu komoditas yang dikembangkan pada tahun 2022 adalah jagung hibrida.

“Adapun bantuan yang diberikan berupa sarana produksi yang meliputi benih jagung hibrida, pupuk, obat-obatan dan herbisida, yang diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi guna kesejahteraan petani”.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabub) Gunung Mas (Gumas) Efrensia L.P Umbing saat menghadiri kegiatan panen jagung hibrida yang dikelola oleh Kelompok Tani Manda Hatampung, yang dilaksanakan di Kelurahan Tumbang Rahuyan Kecamatan Rungan Hulu, Jumat (13/1/2023).

Selain itu, Wabup juga menyampaikan untuk penguatan kelompok tani dapat dilakukan melalui kegiatan pendampingan atau musyawarah yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, pamong desa, penyuluh pertanian serta instansi terkait.

Lalu untuk upaya peningkatan penerapan teknologi pertanian dapat menggunakan alsintan pupuk yang berkualitas tinggi, dan tidak kalah pentingnya adalah peningkatan pemasaran hasil pertanian yang menjadi salah satu elemen yang sangat penting untuk menunjang suatu keberhasilan dalam usaha tani.

“Besar harapan saya agar budidaya tanaman jagung hibrida semakin tahun agar lebih intensif dalam pelaksanaannya dan usaha budidaya berorientasi agrobisnis/komersial,” Pungkas Wabub.

Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Letus Guntur, Camat Rungan Hulu Jenggo, Anggota BPD Kel. Tumbang Rahuyan serta Anggota Kelompok Tani Manda Hatampung.

Bagikan ini :