Gunung Mas – Praktek Kerja Lapangan (PKL) Kelas XI Jurusan Agribisnis Perikanan Air Tawar SMKN 1 Kuala Kurun sebanyak 44 orang yang ditempatkan di Balai Benih Ikan (BBI) sekata juri kurun seberang dan akan melakukan PKL selama 6 (enam) bulan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Hansli Gonak, saat dilakukannya pengenalan di lapangan dan acara seremonial penyerahan dari pihak sekolah, rabu (2/3/2022).

“Untuk saat ini SMKN 1 Kurun sudah yang kelima kalinya melaksanakan PKL di BBI Kurun seberang ini,” kata Hansli.

Dirinya menjelaskan, selama dalam pendidikan di sekolah, banyak teori yang dipelajari, namun selama PKL mereka akan terjun langsung untuk melakukan kegiatan-kegiatan pada tiga komoditas, diantaranya ikan patin, nila dan gurami.

“Ya, yang akan dipraktekan oleh anak-anak siswa SMKN 1 Kurun  yang pertama pemijahan dari patin, nila dan gurami dan  pemilahan induknya,” tutur Hansli.

Dikatakannya,  dari pembelajaran tiga komuditas itu, nantinya akan  dibimbing oleh pihak balai dan rekan-rekan pemegang komoditas.

“anak-anak dapat mempraktekan langsung, melihat dan bagaimana caranya pemijahan, pendederan cara mengawinkan sampai proses panen,” ujarnya.

Ia minta  kepada siswa, supaya benar-benar bisa mendistribusikan ilmu yang didapatkan di BBI dan itu benar-benar menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan melanjutkan aktivitasnya ke masyarakat di bidang perikanan.

Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SMKN I Kurun, yang diwakili Wali siswa, Tuti  mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Gumas, karena sudah menerima dengan baik Siswa SMKN 1 Kurun untuk melakukan PKL di BBI Kurun seberang.

“Dimana sesuai dengan kurikulum 2013 Revisi untuk SMK semester empat, siswa kelas XI diwajibkan harus melakukan PKL,” ucapnya.

Lebih lanjut, di masa pandemi pembelajaran di sekolah siswa kurang maksimal, baik itu dari segi teori maupun praktek. “Dengan mereka ditempatkan disisi ilmu lapangan mereka dapat memperoleh ilmu secara maksimal dan setelah kembali ke sekolah, siswa memiliki ilmu kompetensi yang harus mereka capai,” tandasnya.

Bagikan ini :