Kuala Kurun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunung Mas Yansiterson membuka kegiatan bimbingan dan pelatihan penatausahaan APBD tahun anggaran 2022 menggunakan aplikasi Simda Next-G atau Financial Management Information System (FMIS) di GPU Damang Batu, Kamis (27/01/2022).
Yansiterson mengatakan, penggunaan aplikasi SIMDA Next-G atau FMIS dapat mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan akuntable dan partisipatif.
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas pada tahun sebelumnya sudah menggunakan Simda Keuangan dalam pengelolaan keuangan daerah. “Namun dengan perkembangan dinamika tata kelola keuangan pemerintah daerah, merasa perlu menggunakan Simda Next-G atau FMIS yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari Simda Keuangan sebelumnya,” ujarnya.
Menurutnya, aplikasi ini sangat baru bagi kita semua. “Saya berharap kiranya tim dari BPKP selalu membuka diri untuk kami berkoordinasi, sehingga menggunakan aplikasi ini dapat terlaksana dengan baik, dalam rangka pengelolaan keuangan daerah,” jelasnya.
Ia juga berharap agar para peserta dapat menerima, mempelajari dan memahami serta bertanya langsung kepada narasumber terkait dengan materi dan pelatihan yang disampaikan.
Oleh karena itu, kedepan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas akan konsisten mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK-RI, sebagaimana harapan kita bersama.
“Tentunya kita semua dapat satu pemahaman yang sama dan mengerti dan mematuhi proses penatausahaan penggunaan aplikasi Simda Next-G atau FMIS,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Hardeman menyampaikan waktu pelatihan dilaksanakan dua hari tanggal 27 sampai dengan 28 Januari 2022, untuk peserta dari pejabat penatausahaan keuangan dan bendahara pengeluaran pada semua perangkat daerah dilingkungan pemerintah Kabupaten Gunung Mas dengan narasumber dari BPKP perwakilan Prov. Kalteng.
