Kuala Kurun – Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing, berkeinginan, lulusan SMA, SMK di Kabupaten Gunung Mas banyak yang diterima diperguruan tinggi Negeri, baik melalui jalur prestasi maupun jalur seleksi bersama dan mandiri.

“Pertemuan ini juga, yakni dalam rangka mendukung program smart sumber daya manusia (SDM) bahwa salah satunya, melalui pendidikan tingkat menengah atas,” hal itu disampaikan Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing saat berdialog bersama kepala sekolah dan pengawas SMA, SMK dan SLB di Aula Rapat lantai I Kantor Bupati, pada Selasa (20/4/2021) siang.

Lanjutnya, Beliau menjelaskan Pihak Universitas Palangka Raya dan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas sangat prihatin dengan rendahnya siswa lulusan SMA/SMK Negeri Kabupaten Gunung Mas yang masuk Perguruan Tinggi.

Kami terpanggil untuk bagaimana siswa SMA/SMK Negeri asal Kabupaten Gunung Mas bisa masuk Unpar. “Dalam diskusi ini, kita bertukar pandangan untuk bagaimana siswa SMA/SMK Negeri asal Gumas dapat menempuh pendidikan tinggi di Universitas Palangka Raya,”. ucap Efrensia.

Wabup, berharap dengan adanya PGRI atau IGI juga bisa membuka semacam bimbingan belajar, baik untuk masuk perguruan tinggi, tes CPNS dan untuk tes apa saja.

“Ada penambahan lagi untuk kegiatan belajar di luar sekolah supaya lebih pintar lagi lebih punya daya saing dalam mengikuti seleksi apa saja, supaya mempunyai peluang keberhasilan yang lebih tinggi,” jelasnya.

Adapun prosedur yang perlu diketahui siswa SMA, SMK Negeri Gumas, bahwa terdapat tiga jalur bagi mereka untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri Unpar, yaitu jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri, dan seleksi Mandiri.

Bagi siswa SMA/SMK Negeri di Gumas yang masuk Unpar melalui jalur tersebut, maka pihak sekolah yang mana siswa tersebut menjadi peserta didik harus memiliki NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional).

“Sekolah harus mengisi data dan prestasi siswa di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) secara lengkap, dan siswa wajib memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN),” kata Wabup.

Beliau berharap SMA/SMK di Kabupaten Gunung Mas memiliki NPSN, mengisi data dan prestasi siswa di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) secara lengkap, dan siswa harus memiliki NISN.

“Pihak Universitas Palangka Raya menyatakan siap memberikan pendampingan dalam pengisian PDSS,” pungkasnya.

Bagikan ini :