Gunung Mas – Pada bulan Februari yang lalu telah dilaksanakan Musrenbang Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) pada 3 (tiga) zonasi untuk 12 Kecamatan di Kabupaten Gunung Mas.

“Dari hasil Musrenbang RKPD, pada 12 Kecamatan terdapat 398 usulan yang akan mejadi pembahasan di Forgab Perangkat Daerah tahun 2021”. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Yansiterson, saat membuka Forum Gabungan (Forgab) di GPU Damang Batu Kuala Kurun, Kamis (25/3/2021).

Beliau menyampaikan, Forum Gabungan Daerah merupakan wadah penampungan dan penjaringan aspirasi masyarakat dan dunia usaha, baik itu secara langsung maupun tidak langsung, dalam mendapatkan manfaatnya.

Pembahasan pada forum ini, sekaligus melakukan verifikasi terhadap pokok pokok pikiran DPRD yang sudah diinput pada Sistem Informasi Perangkat Daerah (SIPD).

“Jumlah usulan yang terinput, yaitu 222 usulan, yang berkaitan dengan isu strategis dan permasalahan dalam dokumen RPJMD Tahun 2019 – 2024,” ujarnya.

Ia mengatakan, disamping pendanaan yang bersumber APBD terdapat beberapa kegiatan, yang mana kewenangannya diluar kewenangan Kabupaten, sehingga proses pengusulan dan pembahasannya akan dikordinasikan dengan Provinsi maupun Pusat, untuk menyelaraskan prioritas dengan sumber APBD Provinsi ataupun APBN.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappedalitbang Yantrio Aulia mengatakan, tujuan dari Forum Gabungan diantaranya adalah, mensinergikan prioritas program dan kegiatan pembangunan hasil Musrenbang Kecamatan, dengan Rancangan Kerja Perangkat Daerah dan mengsinkronisasikan dari usulan program perencanaan masing masing Perangkat Daerah di Kecamatan.

“Dan ini harus adanya penyempurnaan terhadap tujuan sasaran dan program pembangunan daerah di Kabupaten Gunung Mas,” tuturnya .

Lanjutnya, prioritas kedua kita akan merelokasikan anggaran untuk pembiayaan pekerjaan tahun jamak, yang sebesar 82 milyar, dimana tahun 2021, Pendapatan Asli Daerah hanya berkisar 6% dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

”Besarnya ketergantungan pembiayaan pembangunan kita terhadap transfer ke daerah sangatlah besar, sehingga sedikit perubahan dari transfer, dapat mempengaruhi kemampuan pembangunan,”  Jelas Yantrio Aulia.

Kegiatan ini diikuti oleh anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, dan delegasi dari masing-masing kecamatan sesuai hasil Musrenbang tingkat Kecamatan di lingkup Kabupaten Gunung Mas, dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

%d blogger menyukai ini: