mmc.gunungmas.kab – Dalam rangka mensukseskan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2020, perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bangga Kencana, yang berpusat di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Rabu (24/2/2021).
Tujuan dari kegiatan Rakorda untuk meningkatkan strategi dalam rangka percepatan implementasi program Bangga Kencana melalui lintas sektor di masa pandemi Covid-19.

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong dipercayakan sebagai narasumber menyampaikan materi terkait pembangunan daerah melalui program Bangga Kencana di Kabupaten Gunung Mas.
Ia menyampaikan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas periode 2019 – 2024, dimana, terwujudnya Kabupaten Gunung Mas yang bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera, dan mandiri (Berjuang bersama), semua itu tertuang dalam 3 program kerja unggulan Kabupaten Gunung Mas SMART HUMAN RESOURCES, SMART AGRO/FARMING,dan SMART TOURISM.
Kabupaten Gunung Mas memiliki SDM yang besar terutama yang akan masuk dan dalam usia produktif yaitu 61,80 %, hal ini membuat pemerintah daerah harus menyusun strategi dan program kerja yang dapat meningkatkan kualitas, kreativitas, dan produktivitas sumberdaya manusia melalui berbagai sektor pembangunan.
“Melalui program Bangga Kencana pemerintah Kabupaten Gunung Mas fokus kepada pembangunan generasi muda melalui program Genre dan Bina Keluarga Remaja sebagai salah satu upaya pencegahan pernikahan usia anak. Penanganan stunting melalui bina keluarga balita holistik integratif,” ucap Bupati.
Pada Kesempatan itu, ia menyampaikan beberapa program yang akan dilaksanakan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Gunung Mas diantaranya peningkatan kesertaan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), orientasi dan pelatihan teknis pengelolaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan pemberdayaan ekonomi keluarga/UPPKS), promosi dan sosialisasi program ketahanan.
Lanjutnya, kesejahteraan keluarga bagi mitra kerja dalam promosi dan sosialisasi kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga yang menjadi orang tua hebat, generasi berencana, kelanjut usiaan serta pengelolaan keuangan keluarga.
“Penyusunan dan pemanfaatan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) tingkat Kabupaten/Kota, pembinaan IMP dan program KKBPK di lini lapangan oleh PKB/PLKB, pembinaan terpadu kampung KB , pengolahan dan pelaporan data pengendalian lapangan dan pelayanan KB, pembinaan dan pengawasan pencatatan dan pelaporan program KKBPK,” pungkasnya.
Turut hadir Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri, perwakilan dari BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Deputi Bidang KBKR BKKBN dan pihak terkait lainnya.
