MMCGumas – Kuala Kurun – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gunung Mas menggelar pertemuan rutin yang menjadi momentum memperkuat silaturahmi, kekompakan, serta peran anggota DWP dalam mendukung keluarga dan pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Penasehat DWP Kabupaten Gunung Mas, Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, Ketua DWP Kabupaten Gunung Mas, Susie Andrianie Richard, para wakil ketua DPW, para ketua DWP perangkat daerah, BUMN/BUMD, serta seluruh anggota DWP Kabupaten Gunung Mas.

Dalam kesempatan tersebut, Mimie menyampaikan rasa senangnya dapat kembali berkumpul dan menghadiri kegiatan DWP setelah beberapa waktu belum dapat hadir secara langsung. Ia juga mengapresiasi antusiasme anggota DWP yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, tingginya kehadiran anggota menunjukkan semangat kebersamaan dan kekompakan dalam menjalankan organisasi. Ia berharap semangat tersebut terus dipertahankan sehingga DWP semakin solid dan mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga maupun masyarakat.

Mimie juga mengingatkan seluruh anggota untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan memasuki musim kemarau. Ia mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ia juga berpesan agar seluruh anggota DWP menjaga kesehatan, terlebih kondisi udara yang kurang baik akibat asap kebakaran.

“Mari kita sama-sama menjaga kesehatan, apalagi kondisi udara saat ini kurang baik. Jangan lupa juga untuk tidak membakar lahan, karena di musim kemarau seperti sekarang api sangat mudah menyebar dan dapat berdampak kepada masyarakat,” pesan Mimie.

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Gunung Mas, Susie Andrianie Richard, menyampaikan bahwa momentum bulan kemerdekaan menjadi pengingat bagi seluruh anggota DWP untuk turut mengisi kemerdekaan melalui peran nyata, terutama dari lingkungan keluarga.

“Di usia kemerdekaan yang telah menginjak 81 tahun ini, sebagai istri dari para Aparatur Sipil Negara, kita memegang peranan yang sangat penting sebagai fondasi keluarga dan mitra strategis pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurutnya, semangat kemerdekaan dan kedaulatan perlu dimulai dari lingkungan keluarga. Ketahanan keluarga yang kuat, pemenuhan gizi anak untuk mencegah stunting, serta dukungan moral terhadap tugas suami menjadi bagian dari kontribusi anggota DWP dalam membangun masyarakat.

Susie juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Ia menegaskan bahwa kehadiran anggota bukan sekadar memenuhi kewajiban organisasi, tetapi merupakan bentuk komitmen, kekompakan, dan kecintaan terhadap DWP.

Untuk meningkatkan partisipasi anggota, kehadiran Ketua dan anggota DWP pada setiap pertemuan rutin akan direkap oleh Sekretariat DWP Kabupaten Gunung Mas. DWP OPD dengan tingkat kehadiran aktif akan diberikan penghargaan pada akhir tahun dalam rangka HUT DWP. Sementara DWP OPD yang tingkat kehadirannya tidak aktif akan memberikan hadiah kepada DWP Kabupaten sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Susie menegaskan, pemberian penghargaan maupun konsekuensi tersebut bukan dimaksudkan sebagai hukuman, melainkan sebagai motivasi agar seluruh anggota dapat berperan aktif dan memberikan kontribusi positif bagi organisasi.

Selain itu, seluruh pengurus dan anggota DWP OPD dengan minimal 10 anggota diimbau menggunakan batik DWP pada setiap jadwal atau pertemuan rutin organisasi. Pengurus DWP Kabupaten juga menyediakan kain batik DWP untuk mendukung keseragaman tersebut.

Menurutnya, keseragaman motif batik DWP menjadi simbol kebersamaan, solidaritas, dan rasa kekeluargaan tanpa memandang perbedaan.

Pertemuan rutin tersebut juga diisi dengan kegiatan dari Bidang Ekonomi berupa demo memasak puding tahu cocktail. Para anggota DWP diajak memanfaatkan kegiatan tersebut untuk belajar, mencatat resep, serta mempraktikkannya kembali di rumah masing-masing.

Kegiatan tersebut turut difasilitasi oleh DWP Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas, DWP Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunung Mas, serta DWP Dinas Sosial Kabupaten Gunung Mas.

Melalui pertemuan rutin tersebut, DWP Kabupaten Gunung Mas terus mendorong kekompakan, kepedulian, dan partisipasi seluruh anggota, sekaligus memperkuat peran organisasi dalam mendukung ketahanan keluarga, kesehatan masyarakat, dan pembangunan daerah.

Bagikan ini :