MMCGumas – Kuala Kurun – Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, menyampaikan sejumlah capaian pembangunan sekaligus berbagai tantangan yang masih dihadapi Kabupaten Gunung Mas dalam pidatonya pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, bertempat di Halaman Kantor Bupati Gunung Mas, Senin (17/08/2026).
Dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, peringatan kemerdekaan tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan, pengabdian, dan gotong royong dalam membangun bangsa dan daerah.
Jaya menyampaikan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang yang dibayar dengan pengorbanan luar biasa. Karena itu, generasi penerus memiliki kewajiban untuk mengisi kemerdekaan melalui karya nyata, prestasi, pengabdian, serta semangat gotong royong dalam membangun bangsa dan daerah.
“Perbedaan suku, agama, budaya, maupun pandangan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang harus kita rajut menjadi modal utama dalam membangun Indonesia yang semakin maju,” ujarnya.

Bupati kemudian memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Gunung Mas hingga tahun 2025. Laju pertumbuhan ekonomi yang pada 2024 tercatat sebesar 4,48 meningkat menjadi 4,53 pada 2025. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 73,88 pada 2024 menjadi 74,46 pada 2025.
Capaian positif juga terlihat dari angka kemiskinan yang mengalami penurunan dari 5,68 pada 2024 menjadi 5,48 pada 2025. Begitu pula dengan Indeks Gini Ratio yang turun dari 0,255 pada 2024 menjadi 0,235 pada 2025, yang menunjukkan tingkat kesenjangan atau ketimpangan antarpeduduk semakin rendah.
Di bidang tata kelola pemerintahan, Kabupaten Gunung Mas kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-11 kalinya. Sementara itu, Indeks Reformasi Birokrasi Kabupaten Gunung Mas berada pada kategori “B”.
Meski demikian, dia mengingatkan masih terdapat berbagai persoalan yang perlu ditangani bersama. Salah satunya adalah tingginya peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Gunung Mas yang terus mengancam generasi muda penerus bangsa.

Di sisi lain, sebagian masyarakat masih bergantung pada mata pencaharian yang tidak berkelanjutan melalui ekstraksi sumber daya alam. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tugas bersama untuk mulai bergeser menuju mata pencaharian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Perhatian serius juga diarahkan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terlebih fenomena El Nino diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus hingga September tahun ini.
Berdasarkan data terbaru hingga Juli, luas lahan yang terdampak kebakaran di Provinsi Kalimantan Tengah tercatat mencapai 3.069,52 hektare. Sementara di Kabupaten Gunung Mas, dalam tujuh bulan terakhir tercatat sebanyak 242 titik panas atau hotspot dengan estimasi luas lahan terbakar sekitar 121 hektare.

“Oleh karena itu, kondisi tersebut menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak. Saya harapkan kepada semua pihak, baik pemerintah, Forkopimda, instansi terkait, maupun seluruh unsur masyarakat untuk bersatu padu dalam penanggulangan karhutla di Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Gunung Mas,” tegasnya.
Jaya menekankan bahwa keberhasilan pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Pembangunan akan berhasil apabila seluruh elemen masyarakat bergerak bersama, saling mendukung, saling menghargai, dan bergotong royong.
Menurutnya, Kabupaten Gunung Mas memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, kekayaan budaya yang luhur, serta masyarakat yang memiliki semangat kerja keras dan kebersamaan. Potensi tersebut merupakan amanah yang harus dikelola secara bijaksana dan berkelanjutan agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik dan mempercepat pembangunan infrastruktur.
Kepada generasi muda Kabupaten Gunung Mas, dirinya berpesan agar terus belajar, berkarya, berinovasi, serta menjaga nilai-nilai kebangsaan. Generasi muda diharapkan menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, mencintai tanah air, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional tanpa kehilangan jati diri sebagai anak bangsa.
“Mari kita jadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai momentum untuk memperkuat tekad, mempererat persatuan, meningkatkan semangat pengabdian, serta bersama-sama membangun Kabupaten Gunung Mas yang semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkas Bupati.
Turut hadir pada kegiatan tersebut yaitu Wakil Bupati Gumas berserta suami, unsur Forkopimda Gumas, anggota DPRD, Sekretaris Daerah Richard, Ketua TP PKK Mimie Mariatie Jaya S. Monong, Ketua DWP Susie Andrianie Richard, pejabat eselon II dan III, TNI-Polri, ASN, pelajar, serta perwakilan organisasi masyarakat.