MMCGumas – Kuala Kurun – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gunung Mas, Mimie Mariatie Jaya S. Monong, mengajak seluruh Tim Pembina Posyandu, kader, tenaga kesehatan, serta perangkat daerah untuk memperkuat transformasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD/LKK) sekaligus pusat layanan dasar masyarakat. Ajakan tersebut disampaikannya pada kegiatan Bimbingan Teknis Tim Pembina Posyandu dalam Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan Tingkat Kabupaten Gunung Mas Tahun 2026 yang digelar di Aula Bapperida Kabupaten Gunung Mas, Senin (20/7/2026).
Dalam sambutannya, Mimie menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu, kepala puskesmas, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Kabupaten Gunung Mas berhasil meraih Peringkat I Penilaian Penurunan Stunting se-Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras bersama yang harus terus dipertahankan melalui peningkatan kualitas pelayanan Posyandu.
Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut bukanlah akhir dari perjuangan. Posyandu harus terus bertransformasi melalui penguatan kelembagaan sebagai mitra strategis pemerintah desa dan kelurahan serta peningkatan tata kelola organisasi yang lebih terarah dan berkelanjutan. Selain itu, Posyandu juga didorong mengembangkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial agar pelayanan dasar masyarakat semakin terintegrasi.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gunung Mas juga berharap pembinaan terhadap kader Posyandu di seluruh tingkatan dapat dilakukan secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan. Dengan kapasitas kader yang semakin baik, Posyandu diyakini mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat Gunung Mas yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Richard, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa Posyandu kini memiliki peran yang semakin strategis sebagai pusat pelayanan kesehatan sekaligus pemberdayaan masyarakat. Sejalan dengan implementasi Transformasi Layanan Primer dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu tidak lagi hanya melayani ibu dan balita, tetapi menjadi pusat pelayanan masyarakat pada seluruh siklus kehidupan.
Richard mengatakan, kegiatan bimbingan teknis ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap visi pembangunan Kabupaten Gunung Mas, yaitu mewujudkan daerah yang berkelanjutan, maju, berdaya saing, sejahtera, dan mandiri. Melalui kegiatan tersebut diharapkan seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama mengenai tata kelola Posyandu, mekanisme pembinaan, pemantauan, hingga pelaporan, sehingga pelayanan Posyandu dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Pembina Posyandu untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor dan tidak bekerja secara parsial. Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan masyarakat, seperti penurunan stunting, peningkatan cakupan imunisasi, kesehatan ibu dan anak, pengendalian penyakit, serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Sebelumnya, Ketua Panitia, dr. Rina Sari, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan DPA-SKPD Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas Tahun Anggaran 2026 serta Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan tentang susunan panitia dan narasumber kegiatan. Tujuan pelaksanaan bimbingan teknis adalah meningkatkan kapasitas Tim Pembina Posyandu dalam pengelolaan Posyandu bidang kesehatan guna mendukung Transformasi Layanan Primer serta penguatan Posyandu dalam pencapaian enam Standar Pelayanan Minimal bidang kesehatan.
Ia menjelaskan, kegiatan diikuti oleh 84 peserta yang terdiri atas Ketua TP Posyandu Kabupaten Gunung Mas, Tim Pembina Posyandu tingkat kabupaten dan kecamatan, kepala UPT puskesmas, pemegang program promosi kesehatan, TP-PKK, organisasi profesi, perangkat daerah terkait, Ketua TP Posyandu kelurahan, serta perwakilan kader Posyandu. Narasumber berasal dari Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gunung Mas, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gunung Mas.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bapperida Kabupaten Gunung Mas tersebut diharapkan mampu menghasilkan rencana tindak lanjut dalam penguatan tata kelola Posyandu sehingga pelayanan kesehatan masyarakat semakin optimal dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Gunung Mas.

Bagikan ini :