MMCGumas – KUALA KURUN – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Gunung Mas Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menggelar Lomba Mangenta yang diikuti oleh sembilan kecamatan se-Kabupaten Gunung Mas. Kegiatan tersebut berlangsung meriah di Balai Kaharingan Center, Jalan Diponegoro, Kuala Kurun, Rabu (17/6/2026).

Lomba Mangenta menjadi salah satu rangkaian kegiatan budaya yang bertujuan melestarikan kuliner tradisional khas Dayak, khususnya makanan tradisional kenta yang memiliki nilai budaya dan filosofi yang diwariskan secara turun-temurun.

Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam mengolah dan menyajikan kenta dengan cita rasa khas serta tampilan yang menarik. Antusiasme peserta dan masyarakat yang hadir menunjukkan tingginya kepedulian terhadap pelestarian budaya daerah.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Kecamatan Mihing Raya berhasil meraih Juara I dengan perolehan skor 1.215. Posisi Juara II diraih Kecamatan Manuhing dengan skor 1.195, sedangkan Juara III diraih Kecamatan Rungan Hulu dengan skor 1.151.

Salah satu dewan juri, Meidawati, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan keputusan bersama seluruh dewan juri dengan memperhatikan sejumlah aspek yang telah ditetapkan.

“Penilaian meliputi proses pembuatan, penyajian, kebersihan, kreativitas, serta cita rasa makanan tradisional kenta yang disajikan oleh masing-masing peserta. Seluruh peserta telah menunjukkan kemampuan yang baik dan memberikan penampilan terbaik mereka,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional Dayak kepada generasi muda.

“Melalui lomba ini, kami berharap masyarakat, terutama generasi muda, semakin mengenal dan mencintai makanan tradisional daerah. Budaya kuliner seperti kenta merupakan warisan leluhur yang harus dijaga dan dilestarikan,” harapnya.

“Tradisi Mangenta memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Dayak. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga keberlangsungan budaya sekaligus mempererat kebersamaan antar kecamatan di Kabupaten Gunung Mas,” pungkasnya.

Bagikan ini :