
MMCGumas – Kuala Kurun – Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Gunung Mas, Mimie Mariatie Jaya S. Monong, secara resmi melepas kontingen Pawai Budaya dalam rangka Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM) ke- 24 yang diikuti oleh 12 kecamatan se-Kabupaten Gunung Mas. Kegiatan tersebut berlangsung meriah di Taman Kota Kuala Kurun, Selasa siang (16/6/2026).
Sebanyak 12 kecamatan yang ambil bagian dalam pawai budaya tersebut yakni Kecamatan Kurun, Tewah, Kahayan Hulu Utara, Damang Batu, Miri Manasa, Mihing Raya, Sepang, Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya.
Sejak awal pelaksanaan, ribuan masyarakat memadati kawasan Taman Kota Kuala Kurun untuk menyaksikan berbagai penampilan budaya yang disuguhkan para peserta. Atraksi tarian tradisional, busana adat khas Dayak, hingga mobil hias dengan ornamen dan motif budaya Dayak menjadi daya tarik tersendiri yang mengundang antusiasme warga.
Turut hadir menyaksikan jalannya pawai budaya tersebut Wakil Bupati Gunung Mas, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, para asisten Setda, kepala perangkat daerah, unsur vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam memeriahkan Festival Budaya Mihing Manasa melalui pawai budaya yang sarat akan nilai seni dan kearifan lokal.
“Pawai budaya ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk melestarikan warisan budaya leluhur sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Dayak kepada generasi muda dan masyarakat luas. Saya mengapresiasi seluruh kecamatan yang telah menampilkan kreativitas dan semangat kebersamaan yang luar biasa,” ujar Bupati.
Ia juga terus memotivasi seluruh peserta dan masyarakat agar tetap bersemangat dalam menjaga, merawat, serta mengembangkan budaya daerah sebagai identitas dan kebanggaan bersama.
“Budaya merupakan jati diri masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan melalui pelestarian budaya yang kita miliki,” katanya.
Lebih lanjut, dirinya berharap Festival Budaya Mihing Manasa dapat menjadi agenda yang semakin berkualitas dari tahun ke tahun serta mampu menjadi daya tarik wisata budaya yang berdampak positif bagi pembangunan daerah dan peningkatan perekonomian masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap budaya lokal tetap lestari, generasi muda semakin mencintai tradisinya, dan Kabupaten Gunung Mas semakin dikenal sebagai daerah yang kaya akan budaya serta menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal,” pungkasnya.





