MMCGumas – Palangka Raya – Bunda Guru Kabupaten Gunung Mas, Mimie Mariatie Jaya S. Monong, menghadiri Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar di Hotel Aurelia Palangka Raya, Jumat malam (30/1/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan dan program kerja PGRI guna menjawab tantangan pendidikan di era transformasi digital.

Salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut adalah penobatan Aisyah Thisia Agustiar Sabran sebagai Bunda Guru PGRI Kalimantan Tengah. Dalam sambutannya, Aisyah mengatakan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai arsitek utama pembentuk karakter generasi muda.

“Peran guru sangat strategis dalam menentukan arah kemajuan bangsa melalui pendidikan berkelanjutan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tuturnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, menyampaikan bahwa pemerintah provinsi berkomitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan guru, diantaranya perlindungan hukum, peningkatan kapasitas, serta peningkatan taraf ekonomi para pendidik.

Wakil Ketua Pengurus Besar PGRI, Richardus Eko Indrajit, menekankan pentingnya transformasi pendidikan nasional di tengah tantangan era disrupsi. Ia mendorong PGRI agar terus menjadi motor penggerak peningkatan kompetensi guru melalui inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan zaman.

Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Tengah, Diplan, menyampaikan bahwa Konkerprov PGRI 2026 menjadi forum penting untuk menyatukan visi, memperkuat konsolidasi organisasi, serta menyusun program kerja yang relevan dan berorientasi pada masa depan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, PGRI Kabupaten Gunung Mas berhasil meraih penghargaan PGRI Inovatif, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan terobosan organisasi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan serta pengembangan kapasitas guru di daerah.

Menanggapi penghargaan tersebut, Bunda Guru Kabupaten Gunung Mas, Mimie Mariatie Jaya S. Monong, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pengurus serta anggota PGRI Gunung Mas. Ia menilai penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif dan sinergi yang baik antara guru, organisasi profesi, dan pemerintah daerah.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memperkuat peran guru dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia berharap sinergi antara PGRI dan pemerintah daerah terus diperkuat agar berbagai inovasi pendidikan yang telah dirintis dapat berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pembelajaran di Kabupaten Gunung Mas, sekaligus menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Hadirnya jajaran pengurus PGRI dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah dalam Konkerprov tersebut semakin mempertegas sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan dalam upaya bersama mencerdaskan kehidupan bangsa.

Bagikan ini :