Foto Diskominfosantik : Kepala Dinas Kesehatan, Arnold Usup, SKM, MM, saat memberi keterangan di ruang kerjanya pada Senin (1/9/2025).
MMCGumas – Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), Pemkab Gunung Mas memprogramkan “Satu Desa Satu Ambulans” sebagai langkah nyata mendukung program prioritas pemerintah pusat dan daerah, termasuk Astacita Presiden, Huma Betang, dan Tambun Bungai Sehat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas, Arnold Usup, SKM, MM, yang hadir mewakili Bupati Gunung Mas, menyampaikan bahwa ketersediaan ambulans di setiap desa diharapkan mampu menjangkau masyarakat hingga ke daerah terpencil.
“Harapan kita ke depan, setiap desa memiliki satu unit ambulans sehingga pelayanan kesehatan benar-benar menyentuh masyarakat. Ini bagian dari komitmen kita untuk menyukseskan program kesehatan pusat hingga daerah,” ujar Arnold di ruang kerjanya, Senin (1/9/2025).
Lebih lanjut, Arnold menegaskan bahwa pemerintah juga akan memperhatikan sarana prasarana (sarpras) pendukung. Hal ini mencakup revitalisasi puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), hingga rumah sakit agar pelayanan kesehatan semakin maksimal.
“Revitalisasi Pustu hingga rumah sakit menjadi perhatian penting. Saat ini Kementerian Kesehatan juga mendorong penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP), sehingga layanan dasar kesehatan dapat lebih terkoordinasi dan terjangkau,” jelasnya.
Menurut data Dinkes Gunung Mas, saat ini terdapat sekitar 73 pustu dari total 114 desa yang ada di wilayah tersebut. Jumlah ini dinilai masih jauh dari ideal, sehingga kebutuhan pustu dan ambulans akan dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) ke depan.
“Kita sadari keterbatasan PAD daerah membuat realisasi belum bisa seratus persen, namun saat ini kita sudah mampu mengkaver lebih dari 50 persen. Ini akan terus ditingkatkan bertahap,” tegas Arnold.
Program “Satu Desa Satu Ambulans” dan revitalisasi fasilitas kesehatan diharapkan mampu mempercepat akses layanan kesehatan bagi masyarakat pedesaan serta mendukung visi daerah menuju masyarakat Gunung Mas yang sehat, produktif, dan sejahtera,” tandasnya.