MMCGumas – Kamis, 5 Juni 2025 — Dalam upaya mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto terkait program swasembada pangan nasional, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Wakil Bupati Efrensia LP Umbing bersama Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo melaksanakan panen jagung serentak Kuartal II di Desa Tanjung Riu, Kecamatan Kurun, Kamis (5/6/2025).

Panen jagung ini merupakan bagian dari panen raya nasional jagung hibrida yang dipimpin langsung oleh Presiden RI secara virtual dari Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh wilayah di Indonesia melalui konferensi daring (Zoom Meeting), termasuk Kabupaten Gumas.

Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing menyampaikan bahwa keterlibatan Kabupaten Gumas dalam panen raya ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Panen jagung hari ini adalah bentuk dukungan kita terhadap program Bapak Presiden RI tentang ketahanan pangan. Kabupaten Gumas ikut ambil bagian, dan ini sejalan dengan program kami di daerah, terutama dalam mendukung pengembangan sektor pertanian melalui program Smart Agro,” ujar Efrensia.

Menurutnya, lahan pertanian jagung yang dipanen merupakan hasil kerja sama antara Kelompok Tani binaan Polres Gumas, Dinas Pertanian, dan masyarakat setempat. Lahan tersebut telah dibuka sejak tahun 2023 dengan luas keseluruhan 55 hektare, dan sekitar 22 hektare telah ditanami jagung. Hasil panen menunjukkan produktivitas yang cukup menjanjikan, yakni sekitar 1 ton per hektare.

“Dengan harga jual jagung saat ini berkisar antara Rp4.000–Rp5.000 per kilogram, maka potensi pendapatan petani bisa mencapai Rp4 juta hingga Rp5 juta per hektare. Hasil panen ini sebagian besar dikirim ke Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo menegaskan bahwa jajaran Polres Gumas turut berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan, salah satunya melalui peran Bhabinkamtibmas yang menjadi penggerak di desa-desa, termasuk di Desa Tanjung Riu.

“Selain membina kelompok tani, kami juga mendorong pembentukan koperasi seperti Koperasi Merah Putih yang berfokus pada ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung. Beberapa lahan milik warga dan PBS juga telah ditanami jagung dengan pendampingan dari Polsek setempat,” jelas AKBP Heru.

Panen serentak ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan program swasembada pangan nasional, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan berbasis lokal.

Bagikan ini :