Foto : Petugas Kesehatan sedang memeriksa kondisi kesehatan ASN, dilantai satu Kantor Bupati Gumas, Selasa 29/4/2025.

MMCGumas – Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan kegiatan pemeriksaan dan pengobatan kesehatan gratis yang dipusatkan di Kantor Sekretariat Daerah pada Selasa, (29/04/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah pusat, khususnya misi Asta Cita dalam aspek pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan percepatan pembangunan sektor kesehatan.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui Program Hasil Terbaik Cepat yakni Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), yang bertujuan untuk mencegah dan menangani faktor risiko kesehatan, kondisi pra-penyakit, serta mendeteksi penyakit secara dini.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Gunung Mas Nomor 100.3.4.2/X/Dinkes-GM/III/2025 tentang Dukungan Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Dalam surat edaran tersebut, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gumas diwajibkan untuk mengikuti pelayanan kesehatan gratis tersebut.

Pemeriksaan kesehatan gratis tersebut juga merupakan bagian dari program kerja 100 hari Bupati Gumas, Jaya Samaya Monong, yang sejalan dengan instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah.

Ratusan pegawai dari berbagai bidang di lingkungan Setda Gumas antusias mengikuti pemeriksaan dan pengobatan gratis tersebut. Asisten III Setda, Letus Guntur, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk memastikan kondisi kesehatan para ASN tetap prima dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan.

“Melalui pengecekan dan pengobatan gratis ini, kita dapat mendeteksi secara dini masalah kesehatan yang mungkin dialami oleh pegawai, sehingga langkah-langkah pencegahan atau penanganan lebih lanjut bisa segera dilakukan,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemkab Gumas berharap dapat meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan di kalangan ASN sekaligus mendukung tercapainya target pembangunan kesehatan daerah secara optimal.

Bagikan ini :