Foto : Wabup Gumas Efrensia L.P Umbing saat memimpin persiapan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penurunan Stunting se-Kalimantan Tengah Tahun 2025, di Ruang Kerja Kepala Bapperida Gumas, Jumat, 11 April 2025.

MMCGumas – Kuala Kurun – Wakil Bupati (Wabup) Gunung Mas (Gumas), Efrensia L.P. Umbing, memimpin langsung persiapan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penurunan Stunting se-Kalimantan Tengah Tahun 2025. Rapat tersebut dilaksanakan di Kuala Kurun sebagai tindak lanjut dari surat Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Nomor: 005/384/V/Bapperida/2025 dengan perihal Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting (PPS) se-Kalimantan Tengah Tahun 2025.

Dalam arahannya, Efrensia menegaskan pentingnya kesiapan seluruh jajaran agar Kab. Gumas dapat berperan aktif dan optimal dalam mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Kalteng.

“Penurunan angka stunting adalah tanggung jawab bersama, kita harus bersinergi lintas sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pelayanan sosial. Persiapan yang matang untuk Rakor ini sangat penting agar kita bisa menyampaikan data, capaian, serta strategi yang konkret dari Kab. Gumas,” ujar Efrensia.

Dirinya menambahkan, menyusul di terbitkannya Strategi Nasional (Stranas) Pencegahan dan Penurunan Stunting untuk periode 2025–2029, pihaknya perlu mereview program yang telah ada agar selaras dengan kebijakan nasional tersebut.

“Rencana kerja akan kita susun dan bawa ke dalam bahan rapat. Termasuk di dalamnya inovasi-inovasi yang sudah di lakukan, karena selama ini puji Tuhan, Gumas berhasil menurunkan angka stunting,” jelasnya.

Menurut data, angka stunting di Kabupaten Gumas pada tahun 2023 tercatat 12,9 persen—terendah di Kalimantan Tengah. Sedangkan berdasarkan data Faktor Pengaruh Program Gizi Masyarakat (FPPGM), angka tersebut di perkirakan turun menjadi 10,8 persen pada tahun 2024. Data resmi dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) masih di tunggu.

Ia juga menekankan pentingnya validitas data dan integrasi program antar perangkat daerah agar langkah-langkah yang diambil dalam penanganan stunting bisa lebih terukur dan tepat sasaran.

Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Bapperida, serta stakeholder terkait lainnya di lingkungan Pemkab Gumas.

Rakor PPS Se-Kalimantan Tengah Tahun 2025 dijadwalkan akan berlangsung dalam waktu dekat, dengan tujuan utama memperkuat komitmen daerah dalam mencapai target nasional penurunan stunting secara signifikan.

Bagikan ini :