MMCGumas – Kuala Kurun – Polres Gunung Mas bersama Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kementerian Pertanian RI, GAPKI, Perhutani, Inhutani, pihak swasta, dan kelompok tani swadaya, menggelar penanaman jagung serentak seluas 1 juta hektar dalam rangka Program Ketahanan Pangan Nasional tahun 2025, Selasa (21/1/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Lahan Koperasi Sumber Pangan Gunung Mas, Desa Tanjung Riu, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Acara dimulai pukul 09.00 WIB yang terpusat di jawa barat, dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian dan Kapolri secara virtual/daring di masing masih daerah.

Dalam hal ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Pj. Bupati Gunung Mas, Ir. Herson B. Aden, M.Si., Kapolres Gunung Mas, AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K., Pabung 1016-PLK Kabupaten Gunung Mas, Letkol Inf. Mahsun Abadi, S.Ag., Ketua Pengadilan Negeri Kelas II Kuala Kurun, Dr. Galih Bawono, S.H., M.H., perwakilan Ketua Pengadilan Agama Kelas II Kuala Kurun, serta perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Gunung Mas. Turut hadir pula Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas PTSP, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gunung Mas, Camat Kurun, Danramil 1016-06 Kurun, PJU Polres Gunung Mas, anggota Koperasi Sumber Pangan Gumas, dan perwakilan dari Kelompok Tani Menawau Sejahtera, Menawau Makmut, dan Manawau Bahagia.

Rangkaian acara diawali dengan demonstrasi penerbangan drone DJI Agras T40 untuk penyemprotan, pemetaan, dan penyebaran pupuk. Dilanjutkan dengan penanaman bibit jagung secara serentak oleh Forkopimda dan instansi terkait di lahan Koperasi Sumber Pangan Gunung Mas dengan luas 15 hektar.

Tak hanya itu, Pemkab Gunung Mas juga memberikan bantuan kepada tiga kelompok tani, yaitu Menawau Sejahtera, Menawau Makmut, dan Manawau Bahagia. Bantuan tersebut meliputi bangunan gudang, bangunan UV-Dryer, dua unit traktor TR-4, bibit jagung, dua set pendukung rotari/gulutan, 10 set alat tanam duri landak/otok-otok, 15.000 kg pupuk kandang, 3.000 kg pupuk urea, 60 liter pupuk cair daun/petrofita, 3.000 kg pupuk NPK 1 (Phonska), dan 1.500 kg kapur (dolomite).

Kapolres Gunung Mas, AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K., menyatakan, Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Polri dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah, Polri, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan untuk mencapai tujuan tersebut,” ungkapnya.

Kegiatan penanaman jagung serentak ini berakhir pukul 12.30 WIB dan berlangsung aman serta kondusif. Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas jagung di Kabupaten Gunung Mas dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Bagikan ini :