mmc.gunungmaskab.go.id- Gunung Mas – Tujuan kunjungan Ke-6 anggota parlemen Jerman mengunjungi Kalimantan Tengah salah satunya di kabupaten Gunung Mas, yakni untuk melihat program-program yang sumber pendanaannya berasal dari Jerman, baik itu bagi Lembaga Swadaya Masyarakat maupun bisnis.
Di Perkebunan Fairventure Social Forestry (FSF) yang terletak di desa Tumbang Kuayan dan desa Mangkawuk Kecamatan Rungan Barat , ke 6 Parlemen Jerman tersebut, ingin melihat seperti apa model kerjasama yang dilakukan bersama masyarakat di desa sekitar, serta dukungan dari pemerintah daerah Gumas.
“Kami sangat mendukung program-program lingkungan ataupun bisnis yang mengedepankan masyarakat lokal dan memastikan bahwa praktik kehutanan yang diterapkan itu ramah lingkungan”.
Hal itu disampaikan Dr. Christoph Hoffmann selaku kepala delegasi Parlemen Jerman saat dibincangi wartawan MMC. Gunung Mas di lokasi perkebunan Sengon wilayah desa Tumbang Kuayan, sabtu (29/10/2022).
Lebih Lanjut ia mengatakan selain untuk meninjau langsung kegiatan di lapangan, Anggota Parlemen Jerman juga berdialog langsung dengan Pemerintah daerah Gunung Mas, dimana anggota parlemen juga ingin melihat potensi apa saja yang dapat dikembangkan bersama dengan pemerintah daerah.
“Ya itu melalui kerjasama antar-negara yaitu Indonesia dan Jerman, terutama di bidang ekonomi dan lingkungan,” ujar Dr. Hoffmann.

Lebih lanjut ia mengatakan di FSF sendiri lebih fokus utamanya adalah jenis kayu ringan seperti Sengon dan Jabon.
“Selain itu juga dikembangkan praktik tumpang sari seperti jahe, kakao, cabai, dan tanaman jangka pendek lainnya,” tutupnya.
Sementara itu ditempat yang sama Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut dan menyambut baik kunjungan dari Parlemen dan Kedutaan dari Jerman bahwa Pemerintah Kabupaten Gumas sangat mendukung program program yang dilakukan pihak Fairventure Social Forestry dan mitranya.
Prinsipnya lanjut Jaya, kami pemerintah Kabupaten Gunung Mas sangat mendukung untuk perhutanan sosial dimana ini juga untuk kesejahteraan masyarakat Gumas yang mau bergerak dibidang sektor kehutanan dan tanaman pangan lainnya yang bisa di tumpang sari di lahan perhutanan sosial tersebut.
“Pada intinya apa yang dilakukan dengan berbagai program di Gumas ini bisa mendatangkan kesejahteraan untuk masyarakat kami dan kita bersama sama menjaga kelestarian lingkungan hidup yang berada di Gumas,” tandasnya.



