Kuala Kurun mmc.gunungmaskab.go.id Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) masih tersedia, walaupun distribusi BBM masih menghadapi sejumlah kendala.

Ini diakibatkan oleh kondisi alam, seperti banjir diruas jalan Trans Kalimantan, antara Kuala Kurun – Palangkaraya, tepatnya di Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, sehinggga ada keterlambatan pasokan BBM sampai ke Gumas.

“Ketersediaan stok BBM di Gunung Mas untuk sementara saya katakan masih kurang stabil, ujar Pimpinan SPBU 6474501 PT. Sangga Buana Multi Karya Kuala Kurun, Marsony, Jum’at (17/09/2021).

“Tentu saja, sisa stok yang ada ini masih cukup untuk kebutuhan masyarakat di kuala kurun untuk 3 (tiga) hari atau 4 (empat) hari, tergantung konsumen juga,” ucap pimpinan SPBU yang sering disapa Sony, (17/9).

Ia juga menjelaskan, pasokan ketersediaan BBM untuk sementara tidak melayani pelangsir pengisian dirigen yang melebihi Kouta dan sudah ditentukan.

“Oleh keterbatasan stok, kita hanya melayani pengsian secara umum untuk masyarakat saja,”jelasnya.

Marsony juga mengatakan, apabila keadaan banjir masih berlarut larut, tidak ada cara lain selain mengambil jalan alternative yang bisa dilalui, yaitu melewati jalur kota buntok Kabupaten Barito Selatan, “Walaupun itu cukup jauh dengan menempuh jarak 800 km,” terangnya.

Pihak SPBU berharap, agar Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dapat berkoordinasi dengan pihak terkait diantaranya, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) ataupun Provinsi, supaya mengawal dan memprioritaskan Truck Tangki BBM yang menuju Gumas, agar bisa melintas di daerah banjir, dan terbebas dari antrian panjang.

“Begitu juga dengan truk pengisian dari Gumas agar portal pada malam hari di Penda Barania, tolong dibuka, agar bisa mengisi kembali ke Depo Pulpis, sehingga pasokan BBM bisa normal dan selalu ada, walaupun ditengah Banjir,” tandasnya.

Bagikan ini :