KUALA KURUN – Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), terkhususnya, Wakil Bupati, menyambut baik dan mengapresiasi atas kedatangan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka Kunjungan Kerja Monitoring. Kegiatan dilaksanakan, di GPU Damang Batu Kuala Kurun, pada Rabu (10/03/2021), siang.

Pada kesempatan itu, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Duwel Rawing mengatakan kunjungan kerja ini membahas beberapa hal, diantaranya, Monitoring Kegiatan Pemberian Vaksin Covid – 19.

“Ini sangat penting, selain fungsi kami sebagai kontroling, disini, kami akan pastikan tujuan awal vaksin yang diberikan akan berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” tuturnya.

Lanjutnya, Selain itu disini kami monitoring Kegiatan Belajar Mengajar Selama pandemi Covid -19 di SMA/SMK di Gunung Mas, dan sampai mana peran Pemerintah Daerah dan Instasi terkait tentang pengaruh Tingkat Penggunaan Narkoba dan Minuman Keras di Masyarakat,” ucap Duwel Rawing.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Gumas Dr. Maria Efianti, Menjelaskan bahwa, vaksinasi tahap 1 dan 2 untuk para pejabat daerah berjalan baik dan lancar. “Tidak ada yang mengalami efek berbahaya saat selesainya vaksinasi ,” tukasnya.

Kick Off Perdana Vaksinasi Covid-19 Gunung Mas, dilaksanakan pada  tanggal 1 Pebruari 2021, dengan sasaran Tahap I yaitu Pejabat Publik (Forkopimda) dan Tenaga Kesehatan dengan jumlah sasaran 1.057 orang.

“Tempat pelaksanaan Vaksinasi, yaitu di RSUD Kuala Kurun, Puskesmas diantaranya, 17 lokasi, di 12 Kecamatan,” imbuhnya.

Selain itu juga Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing, menjelaskan, terkait sulitnya jaringan internet sebagian sekolah di Gumas. “Masih banyak yang belum teralirkan listrik sehingga pihak dari provider belum bisa mendirikan tower pemancar,” tutur Efrensia.

Ia juga mengatakan untuk pembelajaran Tatap Muka, dimana untuk daerah yang tidak memiliki Jaringan Internet. “Tetapi harus dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Sambungnya, untuk pembelajaran Jarak Jauh yaitu siswa diberi tugas untuk belajar di rumah, dan bagi yang pembelajaran sistem Daring yaitu untuk daerah yang sudah memiliki jaringan internet.

Disamping itu Wabup sampaikan, terkait kendala Sistem Daring, Untuk Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).”Disitu anak tidak mudah menangkap informasi yang diberikan dengan video yang berdurasi panjang, ditambah tidak ada teman belajar dan ruang lingkupnya tidak luas,” jelasnya.

Dari pola sistem daring, anak anak Mudah bosan karena terisolasi dari relasi pertemanan, dan Kemampuan dan waktu bagi orang tua sebagai pengganti guru yang berbeda-beda dalam hal mengajar.

Efrensia Juga dalam paparannya menjelaskan, Kegiatan Pemerintah Daerah yang dilakukan melalui, Program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Kabupaten Gunung Mas.

Untuk tahun 2020, Pengadaan Alat Tes Narkoba sebanyak 2000 unit dan pengadaan bahan sosialisasi/Leaflet 500 lembar.

Selain itu, pemerintah melakukan Penyuluhan Tentang Bahaya Narkoba dan miras, di Kecamatan Tewah, Rungan Hulu, Sepang dan Mihing Raya, sebagai bentuk pencegahan narkotika.

“Ditahun 2021, Pemerintah juga Melaksanakan Tes Urine bagi PTT se – Kabupaten Gunung Mas dan mengajukan Usulan Pembentukan BNK Kabupaten Gunung Mas,” jelas Wakil Bupati.

Dalam rapat tersebut dihadiri juga Ass. Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Lurand, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk (DP2KBP3A) Isaskar, Serta dinas terkait lainnya.

Kegiatan tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu 3M dengan, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Memakai Masker.

Bagikan ini :